oleh

Hari Guru Nasional, Achmad Fauzi Peran Guru Sangat Vital dalam Cerdaskan Bangsa ini

SUMENEP – Peringatakan Hari Guru Nasional (HGN) Achmad Fauzi mengatakan peran guru sangat vital dalam mencerdaskan bangsa ini

“Hari ini tentu menjadi hari yang membahagian bagi para guru. Termasuk yang ada di lingkungan Kabupaten Sumenep,” ujarnya, Rabu, 25 November 2020.

Baca juga :

Aksi Tunggal Mahasiswa di Depan Kantor DLH Sumenep

Deklarasi Indonesia Damai, Aliansi Cinta NKRI Tolak Habib, Ustadz dan Penceramah Radikal dan Intoleran

Foreder Apresiasi Pangdam Jaya Tegas Tertibkan Baliho Provokatif Bergambar Habib Rizieq

Menurut dia, guru memiliki peran sentral dalam mencerdaskan bangsa. Sehingga sudah sepatutnya guru ditempatkan pada posisi yang seharusnya dan terhormat.

Di samping itu, masih menurut Fauzi, guru adalah profesi mulia karena tugasnya tak hanya mencakup kehidupan dunia, tetapi juga kehidupan akhirat.

Fauzi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang tidak hanya membentuk watak anak didiknya menjadi manusia yang dapat membuat perubahan, tetapi juga melahirkan manusia-manusia yang berakhlak mulia yang menjadi bekal manusia di akhirat kelak. Meski dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Kita harus mengaresiasi perjuangan para guru yang tetap berdedikasi tinggi menjalankan proses KBM di tengah pandemi. Meskipun terbatas, mereka tetap memilih melanjutkan pelajaran kepada anak didik,” kata Fauzi saat ditanya tentang makna Hari Guru Nasional.

Menurut dia, di tengah pandemi seperti sekarang ada tantangan lain yang harus dihadapi para guru, yaitu pembelajaran daring yang masih belum maksimal.

“Namun, ada sisi positif yang bisa kita ambil, yaitu memanfaatkan teknologi dalam membantu tugas-tugas pengajaran yang efektif,” jelas Fauzi.

Fauzi berharap momentum Hari Guru Nasional saat ini dijadikan motivasi untuk memberikan teladan terbaik kepada anak-anak didiknya, bahwa kita harus siap dan tetap inovatif dalam situasi apapun.

Selebihnya Cabup yang mengusung tagline ‘Bismillah Melayani’ ini mengajak para guru untuk menghadirkan energi positif dalam pembelajaran. Karena ekosistem pendidikan yang positif harus terus dibangun di masa pandemi Covid-19 guna menjaga anak didik terus berdaya menuju kemandirian.

“Mari bergorong royong untuk saling menguatkan agar para guru terus menghadirkan energi positif dalam memberdayakan anak didik,” pungkasnya(rus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed