oleh

17an berbagi GUSDURian peduli, INTI Surabaya dan Arek Jogoboyo

Citizen.co.id Surabaya – Momentum 17 Agustus 2021 menjadi momen Paling Berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk Bangkit dan semangat mengahadapi Pandemi Covid-19.

Tepat pukul 10.17 WIB , bertempat di posko Saling Jaga GUSDURian peduli dengan mengutamakan protokol kesehatan yang ketat dan dipimpin seniman senior Surabaya, M.Djadi Galajapo melaksanakan refleksi detik-detik Proklamsi. Surabaya, 17/8/2021.


Dengan mengheningkan cipta, berdoa, seraya menyanyikan lagu Indonesia Raya, membacakan teks proklamasi dan berbagi sembako untuk kurang lebih 40 warga Disabilitas Surabaya di Posko Jl.Mawar, Surabaya.

Yuska Harimurti menyampaikan, Para Disabilitas ini kebanyakan adalah para pekerja dengan upah harian, mulai dari pedagang kopi, tukang pijat tuna netra, kuli harian lepas dan sebagainya.


Dalam acara 17an ini hadiri pula tokoh OKP, Ormas Arek Jogoboyo dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa Surabaya ini,”tambah yuska

Hadiri Upacara HUT ke-76 RI di Istana, Puan Pakai Baju Adat Bundo Kanduang

Jadi Inspektur Upacara HUT RI, Jokowi Gunakan Pakaian Adat Lampung

Persoalan pendemi covid ini adalah masalah kita bersama, maka setiap warga tanpa kecuali seharusnya harus bisa bergotong royong untuk menghadapinya.


Jika kita bangga di sebut sebagai bangsa yang ramah dan suka bergotong royong,maka sekarang adalah saat yang tepat untuk membuktikannya.”imbuh yuska ketua presidium GusDurian Jatim

Sementara itu H.Badrut Tamam selaku ketua ormas Jogoboyo menegaskan bahwa di saat bencana seperti ini, berbuat kebaikan adalah jalan untuk mencapai surga masing masing individu.


Mari kita bersama-sama bergotong royong, berlomba untuk berbuat kebaikan untuk membantu saudara kita”.ujar ketua Jogoboyo

Di sambutan yang lain, Richard Susanto selaku perwakilan Perhimpunan Indonesia Tionghoa menyatakan bahwa PPKM adalah resiko yang harus di hadapi di saat warga belum optimal menjalankan protokol kesehatan, dan untuk mengatasi dampaknya setiap orang tanpa memandang suku,agama dan status sosial nya wajib untuk bahu membahu mengatasinya.”(cz/bel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed